Sulit untuk memulai Tulisan

.

Menulis cerita adalah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Ide adalah sesuatu yang harus kita miliki pada awal mula ingin menulis sesuatu. Ide dari sebuah cerita itu sangat penting untuk mempermudah kita untuk menuliskan sesuatu di atas kertas yang kosong. Namun ketika kita sudah memiliki ide cerita yang akan kita tuliskan dalam sebuah karya tulis misalkan, cerpen, cerbung atau bahkan novel terkadang terasa sulit bagi kita untuk mengembangkan ide.


Bagaimana kita dapat mengembangkan ide? Pastilah itu pertanyaan yang kemudian akan muncul dalam benak kita.


Untuk mengembangkan ide yang ada bisa kita mulai dengan rumus yang sudah tidak asing lagi dalam dunia jurnalistik, yaitu 5W+1H. What (apa), Who (siapa), Why (mengapa), When (kapan), Where (di mana), dan How (bagaimana). Ketika kita memiliki ide tentang tumbuhan daerah dingin, ide itu bisa kita kembangkan dengan cara menerapkan 5W+1H. Misalkan apa nama latin tumbuhan itu ? Termasuk jenis tumbuhan apa? kemudian siapa saja yang membutuhkan tumbuhan itu? apakah pohon itu bisa untuk dijadikan obat-obatan?, mengapa tumbuhan itu hanya tumbuh di daerah dingin? Kapan tumbuhan itu bisa berbuah? bagaimana cara merawatnya?dan bagaimana cara tumbuhan itu menyerap makanannya? Atau bagaimana cara pohon itu bisa tumbuh? .


Memang sekilas pengembangan ide di atas tidak banyak yang penting atau bahkan begitu sederhana. Tapi jika kita menerapkan 5W+1H itu dengan ide yang lain, maka jangan salahkan saya kalau anda akan banyak menemukan ide.


Contoh lain dari penerapan jurus ini. Ambil satu buah kata, dan seterusnya kembali kita terapkan jurus 5W+1H lagi. Contohnya ambil kata pemimpin. Maka akan kita dapat mengembangkan ide itu dengan cara. Apa itu pemimpin? Siapa yang bisa menjadi pemimpin? Mengapa harus ada pemimpin? Kapan seseorang bisa dikatakan sebagai seorang pemimpin? dimana seseorang bisa memimpin? Bagaimana seseorang bisa menjadi seorang pemimpin? apakah jiwa seorang pemimpin adalah bawaan lahir atau harus ada proses untuk menjadi pemimpin? pemimpin yang bagaimana yang sukses?


Oh banyak sekali pengembangannya..tinggal anda sendiri yang pandai untuk mengembangkan ide yang telah anda temukan itu. dan satu lagi yang paling penting. Anda tidak akan menjadi bisa jika hanya diam setelah membaca tulisan ini. pastikan ide cerita yang anda miliki anda tulis dan anda kembangkan. Intinya ide yang telah kita dapat wajib kita tulis dan kita kembangkan dengan tulisan. Kalau tidak, yah..mungkin anda hanya tahu saja cara mengembangkan ide, tapi saya yakin anda tidak akan pernah bisa menulis jika tidak memulai untuk mengembangkan ide-ide anda. Selamat mencoba..!! 





Tips-Tips menulis Versi Pipiet Senja

1.Mulailah menulis setelah tahu apa yang akan kita tulis. ( tentang APa??)
2.Setting/ latar jangan banyak-banyak, paling satu-dua lokasi.
3.karakter tokoh jangan terlalu banyak, tidak terlalu dirinci secara detail
4.gunakan kalimat-kalimat yang komunikatif, tidak bertele-tele, dan jangan terlalu banyak memakai bunga-bunga bahasa.
5.Ambil tema yang jarang diangka penulis lain, khas, unik, dan menarik
6.Kirimkan naskah sebanyak-banyaknya, jangan menunggu naskah dimuat, teruslah menulis dengan tema yang baru.
7.Bila mentok di tengah jalan, boleh ditinggalkan dan menggarap tulisan baru. Suatu saat kita bisa membuka file tersebut setelah merasa diap untuk melanjutkan atau menuntaskannya.
8.biasakan untuk memiliki catatan harian. Ketika kita menemukan ide di jalan umpamanya, cepat dicatat point atau garis besarnya sebelum hilang dari pikiran.
9.wajib untuk selalu meningkatkan wawasan melalui buku bacaan can membandingkan karya-karya penulis dalam dan luar negeri.
10.bakat hanyalah sepersekian persen, selebihnya adalah bagaimana kita mendisiplinkan diri untuk selalu menulis, menulis, dan menuliiiiiiiiss..!!
11.menulis itu sungguh menyenangkan. Inilah sikap yang harus kita tanamkan pada diri sendiri.
12.Bila karya anda ditolak oleh redaksi, jangan pernah putus asa. Menulis dan menulis lagi! teror saja redaksi dengan tulisan kita, bukan dengan…Bom!
13.bergabunglah dengan paguyuban, organisasi atau forum kepenulisan, sehingga kita bisa saling berbagi olmu dan saling menyemangati untuk kreatif menulis. Bisa juga bergabung dengan milis-milis sastra di internet. Tetapi berhati-hati ! jangan sampai terjebak ke dalam satu paham yang menyimpang dari ajaran, keyakinan, dan kaidah-kaidahk Islam.
14.Pilih media yang ingin anda tuju, umpamanya cerita anak dikirimkan ke majalah anak-anak, cerita remaja ke majalah yang membawa visi-misi remaja, cerita Islami tentu saja pilih media Islam.
15.Bila Anda merasa sudah berjuang sedemikian keras dalam menggapai cita-cita sebagai penulis, tetapi belum juga berhasil….tak mengapa, mungkin Allah SWT. Telah menyediakan lahan lain yang lebih menguntungkan Andi di suatu tempat.
16.3 M = Menulis, menulis, dan Menulis!!
17.Buka mata lebar-lebar, serap situasi sekitar, tunjukkan empati yang tinggi terhadap fenomena di sekeliling Anda.
18.jangan memulai dari yang ngejelimet-jelimet. Tulislah hal-hal yang sederhana, hal-hal yang sering kita alami, pengalaman sendiri, atau teman-teman.
19.menulislah yang bermanfaat, jangan menulis yang menyesatkan Umat.
20.OBSESI !! Inilah awal-mula atau modal paling utama untuk menjadi seorang penulis; dorongan dari dalam!

Baca Juga Yang Ini :



.

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar ya..!! Untuk membantu saya..

BlogCatalog

Recent Post

TOYOTA SEO AWARD